Laporan
: Ayi Supriatna
Wartawan Tabloid Aktual
KABUPATEN BANDUNG - Pada acara peletakan batu pertama Bupati
Bandung menjelaskan pembangunan adalah ibadah makanya kami dari pemerintah
membangun, ingat bagaimana nabi membangun Madinah yang pertama nabi bangun
adalah mesjid yang kedua adalah pasar untuk perekonomian umat walaupun ada beda
pendapat tetapi kita harus menyatu, saya
bersama Kades berusaha mencari pengembang yang meringankan masyarakat
yaitu PT. ARMANI Dari Jakarta.
Kepala desa pangalengan (Dra. Tati Yulian Domo) memaparkan
pembanguna pasar desa pangalengan sangat dinanti – nanti dan dibutuhkan oleh
masyarakat terutama para pedagang di
karenakan pasar desa yang kondisinya sudah tidak layak dan belum pernah dilakukan pembangunan yang
menyeluruh, menginginkan pasar yang kondisinya baik dengan fasilitas yang
mendukung semua kegiatan, sesuai dengan aspirasi masyarakat dan sekaligus
mendukung program pemerintah kab. Bandung serta sesuai dengan RT RW Kab.
Bandung di mana kota Pangalengan merupakan kota satelit.
Proses administrasi
perijinan sudah dan sedang ditempuh dilaksanakan sesuai dengan peraturan
perundang – undangan yang terkait telah menetapkan PT. ARMANI sebagai investor,
dengan sistem bangun guna serah yang di awali dengan tempat penampungan
sementara pedagang, di awali dengan pembangunan TPS pedagang pada tanah kas
desa dengan ukuran kios 2 x 2 meter dan ukuran los 2 x 1.5 meter pelaksanaan
pembanguna TPS ini dilaksanakan selama 2 – 3 bulan dan proses pemindahan /
penempatan gratis tidak dipungut biaya , akan dibangun 2 lantai untuk dapat
menampung pedagang pasar lantai 1 diperuntukan untuk pedagang pemilik kios
lama, sedangkan lantai 2 untuk pedagang pemilik lapak lama berikut kios yang
menjual barang / makanan khas pangalengan.
Harga jual kios dan los adalah harga yang kompetitif dengan
sistem pembayaran tanpa uang muka, tanpa dibebankan bunga BANK selama 5 tahun rencana pelaksanaan paling
lama 2 tahun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar