Tampilkan postingan dengan label SERBA SERBI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SERBA SERBI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Februari 2018

SATLANTAS POLRESLUMAJANG TEKAN ANGKA KECELAKAAN DI KAB LUMAJANG




 LUMAJANG  Jajaran Satlantas Polres Lumajang Jawa Timur terus berupaya menekan angka kecelakaan di Lumajang Jawa Timur dan perlu adanya kerja sama dengan semua pihak.
Menurut AKP. Hendry Ibnu Indarto, S.H, S.I.K ketika dikonfirmasi RRI menjelaskan giat antisiasi potensi kecelakaan lalu lintas hingga saat ini terus dilakukan guna terus menertibkan pelanggaran lalu lintas dan menekan kejadian kecelakaan jalan

Jajaran Satlantas Polres Lumajang terus melakukan pencegahan baik secara Pre- emtif dan giat preventif di Wilayah Tekung dan Wonorejo khususnya saat ini, maupun disejumlah titik lain, selain itu penegakan hukum lalu lintas jalan juga digencarkan di dua lokasi itu agar semakin dapat tertekan pengguna jalan yang melanggar lalu lintas karena mayoritas kejadian laka lantas akibat dari human eror.

"Jalan Wonorejo dan Tekung itu selain licin juga bergelombang jadi rawan laka lantas masyarakat diminta waspada, "Katanya Kamis (22/02/2018)

Kawasan Tekung dan Wonorejo Lumajang saat ini menjadi perhatian khusus jajaran Satlantas Polres Lumajang karena dalam hitungan bulan beberapa kali terjadi kecelakaan pada kawasan tersebut.
AKP Hendri juga menghimbau agar masyarakat diminta selalu meningkatkan kewaspadaanya, menyusul jalanan merupakan pembunuh nomor satu dan tidak ada sesuatu yang berharga kecuali nyawa serta lebih baik terlambat sampai tujuan dari pada cepat sampai rumah sakit atau justru meninggal tuturnya ( lkt/amer



KEPERDULIAN SANG KAPOLRES KEPADA MASYARAKAT YANG MENIMPA KH.MUFTABA ABDUSSHOMAD PENGASUH PONPES AL-HIDAYAH DISUKOREJO KABUPATEN PASURUAN



Laporan - M. Aziz. S/ Joko. S
Wartawan AKTUAL 

PASURUAN - Mengenai isu yang beredar KH.Muftaba Abdusshomad yang diserang orang yang tak dikenal,Kapolres AKBP Raydian,SIK,MH mengajak Awak Media untuk langsung Wawancara di Pondok Pesantren AL-HIDAYAH,bahwa isu penganiayaan tidak benar.

Sabtu(23-02-2018) Kapolres AKBP Raydian Kokrosono,SIK,MH,Kompol Subadar,SH,AKP Budi Santoso,SH dan beserta rombongan bersama KH.Muftaba Abdusshomad berkumpul di ruang tamu untuk memberi penjelasan kepada awak media.

Dengan penuh senyum AKBP Raydian kokrosono,SIK,MH menjelaskan dari beberapa saksi,Bahwa orang yang di anggap gila adalah saudara KH.Muftaba Abdussalam yang sudah lama tidak pernah bertemu sejak tahun 1993.kedatangan orang tersebut membuat kaget kepada KH.Muftaba Abdusshomad,sempat KH.Muftaba abdusshomad menganggap orang tersebut peminta minta,tapi setelah diperhatikan KH.Muftaba Abdusshomad mengingatnya kalau orang tersebut saudaranya yang pernah mengalami gangguan jiwa.Lalu KH.Muftaba Abdusshomad mengajak berjabatan tangan kepada orang tersebut,KH.Muftaba Abdusshomad kaget karena orang tersebut langsung menarik tangan,karena kondisi KH.Muftaba Abdusshomad pasca oprasi tulang belakang 2(bulan) yang lalu,beliau akhirnya jatuh dari tempat tidur.karena ketakutan dengan kondisi saudaranya, KH.Muftaba abdusshomad berteriak meminta tolong disekitar pondok untuk minta bantuan,akhirnya orang tersebut diamankan tanpa ada perlawanan(23.02.18/09.55)


Dari saksi-saksi ahli yang telah ditemukan AKBP Raydian Kokrosono,SIK,MH juga menjelaskan pada awak media,orang tersebut bernama selamet Nuryadi bahwa orang tersebut pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa DR.RADJIMAN WEDIADI NINGRAT di lawang sejak November 2016 dari keterangan dokter muda yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa yang sangat berat,selamet nurhadi terakhir berobat tanggal(11 January 2017) semestinya selamet nurhadi kembali lagi berobat tanggal(11 February 2018).

Setelah awak media menerima penjelasan dari AKBP Raydian Kokrosono,SIK,MH.Penjelasan tersebut dibenarkan oleh KH.Muftaba Abdusshomad dan KH.Muftaba Abdusshomad sudah mema'afkan perilaku saudaranya.Akan tetapi AKBP Raydian kokrosono,SIK,MH tetap tegas demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat kabupaten pasuruan  membuat tim kusus untuk penyelidikan  biar tidak ada kejadian terulang kembali dan juga menjelaskan bahwa kasus ini di back up Polda jawa timur.(m.aziz.s)

Kamis, 22 Februari 2018

IBU KEPALA DESA PULO MENGELOLA DANA DD SESUI DENGAN PROSPEK AGARAN THN 2017 KAB LUMAJANG




Laporan – Lukito/ Toriyanto
Wartawan  AKTUAL

 LUMAJANG  - Dana yang di klola dengan agaran DD (APBN)TH 2017  dengan dana.87.938,900  yang merupakan dengan pekerjaan rabat beton  di dusun krajan RT 03RW 04  di desa pulo. Kec tempe KAB Lumajang  dengan pajang 347X 2,10  cm  merupskan swatu tantangan sebagai kepala desa demi untuk masarakat desa pulo  dan untuk keberdian dan kesehatan lingkunggan walopun  di katakan segai kepala desa walopun perempuan Ibuk NELI KHURIYAH  teryata bisa untuk melestarikan pembangunan  walopun bukan jurusan yang di hadapi ini.


Menurut keterangan IBUK NELI KHURIYAH  sebagai kepala desa pulo yang penting tidak lain kerja samanya dan apabila tidak bisa apa yang mau di kerjakan kita bicarakan bersama setela itu kelir baru di kerjakan  sesuwai dengan agaran yang kita  bahas/ yang kita agarkan dengan macam macam bangunan yang kita laksanakan  yang kita  jaga terutama mutuh  campuran dan  lebar/panjang  insah,alloh kaloh kita  semua dengan punuh dengan ke hati hatian dalam mengerjakan sesuwatu perkerjaan apa pun sesuwai dengan RAP  yang hasil kita bahas bersama masarakatpun  ikut senang dengan adanya bangunan rabat beton ysng ada di depan rumanya.

Nah disitula untuk melaksanakan agaran dana DD (APBN ) THN  2017 yang di kucurkan oleh Negara makah sebagai ibu  kepala desa perlu sangat dengan ke hati hatian   untuk melaksanakan  pembangunan  demi warga desa pulo  makah setela semua dengan bangunan molai dari rabat beton dan TK/  PAUT  wargapun ikut senang  nah itu memang yang di harapkan oleh masarakat desa pulo Kec TEMPE  kata Ibu Kepala Desa ujarnya  memang semua tah lepas dari ke bersamaan xklas trasparan ter,bukah insahalloh amanah dan berguna selama lamanya tuturnya (lkt / toriyanto)


--
Kirim dari Fast Notepad

Sabtu, 03 Februari 2018

Bupati Anas Silaturahim dengan Warga Banyuwangi di Papua





BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menghadiri acara temu kangen Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Papua, di Jayapura, Minggu (21/1/2018). Temu kangen dihadiri para warga Banyuwangi yang sudah hijrah ke Papua sejak 30 tahun lalu. "Ikatan kekeluargaan warga Banyuwangi sangat kuat. Meski sudah puluhan tahun meninggalkan Banyuwangi, rasa cinta Banyuwangi-nya bukannya surut atau hilang, melainkan tambah membesar. Kita semua bangga," ujar Anas. 
Saat ini, ada sekitar 11 ribu warga Banyuwangi yang tinggal di Provinsi Papua. Acara temu kangen juga dihadiri Staf Khusus Gubernur Ikick Sisworo, Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru, Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, anggota Masyarakat Rakyat Papua Victor Tony Wanggai, Ketua Ikawangi Papua Sarminanto. Sekitar tiga ribu warga asal Banyuwangi yang tinggal di Jayapura juga ikut bersilaturahim bersama. Anas mengatakan, para warga asal Banyuwangi di mana pun berada atau yang biasa disebut diaspora Banyuwangi adalah bagian penting kemajuan daerah. Mereka bisa menjadi duta pemasaran bagi wisata dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
 "Misalnya, produk UMKM Banyuwangi dikirim ke sini lalu dipasarkan. Tentu harus dipetakan pasarnya, mana yang cocok dan dibutuhkan di sini. Kalau ini dilakukan, artinya bapak/ibu turut membantu pembangunan Banyuwangi," jelas Anas. Secara khusus, Anas meminta agar warga Banyuwangi turut membangun Papua yang kini terus maju pesat seiring beragam program yang digerakkan pemerintah pusat dan provinsi. 
"Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Untuk itu, tak ada kata lain, warga Banyuwangi wajib mendukung pembangunan Papua, apalagi sekarang Presiden Jokowi menaruh perhatian luar biasa besar ke Papua," kata Anas. Dalam kesempatan itu, Anas memaparkan sejumlah pengembangan Banyuwangi dalam lima tahun terakhir. Di antaranya perkembangan bandara yang lonjakan penumpangnya mencapai lebih dari 1.300 persen. Di Banyuwangi juga telah berdiri sejumlah perguruan tinggi negeri.
 Di antaranya Universitas Airlangga yang telah membuka kampus di Banyuwangi dengan empat fakultas, dan kini jumlah mahasiswanya telah mencapai 900 orang dari 19 provinsi. Dalam tiga tahun ke depan, seiring penambahan jurusan dan fakultas, jumlah mahasiswa diprediksi mencapai 5.000 orang. Di bidang kesehatan, Anas menyampaikan kinerja RSUD Blambangan Banyuwangi yang sudah naik kelas menjadi Tipe B,. "Beberapa penyakit yang dulu harus dirujuk ke Surabaya, sekarang sudah bisa ditangani di Banyuwangi. Sebentar lagi juga sudah bisa pasang ring jantung di Banyuwangi, tidak perlu ke Surabaya lagi," kata Anas. 
Acara temu kangen berlangsung meriah dengan penampilan tarian Gandrung dan musik khas Banyuwangi. "Kami juga mengangkat Staf Khusus Gubernur, Wawali Jayapura, Wabup Jayapura, dan anggota Masyarakat Rakyat Papua sebagai warga kehormatan Banyuwangi dengan melilitkan batik Banyuwangi di pinggang mereka," ujar Ketua Ikawangi Papua, Sarminanto. (Lkt/Herman/Khoirul)

Kamis, 01 Februari 2018

KAWASAN GLADAG ABANG JADI PEMANCINGAN BARU





Laporan – Lukito
Waretawan AKTUAL

LUMAJANG -Menyusul penyebaran ikan lele di kali asem sekitar kawasan Gladak Gambiran beberapa waktu yang lalu, Bupati Lumajang, Drs. As'at, M.Ag., kembali menyebar 1 kwintal ikan lele di kali asem, kali ini giliran sekitar kawasan Gladak Abang, Kelurahan Citrodiwangsan yang menjadi lokasi peyebaran. Masyarakat yang mengetahui kegiatan penyebaran tersebut, dengan cepat langsung memadati lokasi, Sabtu sore (27/1/2018).

Melalui tebar ikan lele bertema "ciptakan sungai asem yang bersih dan lestari", Bupati bertekad bersama masyarakat untuk merubah image kali asem menjadi sungai yang bersih dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat sekitar.

Usai melakukan penyebaran, Bupati berpesan agar masyarakat lebih mencintai lingkungan dengan tidak membuang sampah di sepanjang aliran sungai. Bupati berharap dengan disebarkanya ikan itu, akan dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk lebih peduli kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati As'at juga ikut berbaur dengan para pemancing. Hal ini merupakan yang kesekian kalinya Bupati bersama masyarakat memancing ikan lele di lokasi pemancingan yang baru tersebut.
Sebagaimana kegiatan sebelumnya, penyebaran ikan lele itu juga bekerjasama dengan Paguyuban TAAL (Tongkrongan Anak-Anak Lumajang). Paguyuban TAAL, merupakan kumpulan facebooker yang peduli terhadap pelestarian lingkungan sungai kali asem. Gerakan itu, memiliki tujuan ganda. 

Di samping membuka lokasi pemancingan baru yang murah, juga untuk menjaga aliran sungai dari sampah rumah tangga. Banyaknya pemancing di kawasan itu, diharapkan dapat aliran masyarakat, agar tidak membuang sampah ke aliran sungai kali asem  (lkt/  tor)

KOTA PASURUAN DIGEGERKAN PENEMUAN MAYAT TANPA INDENTITAS

Laporan - H. Syafi'ar Wartawan AKTUAL PASURUAN - Masyarakat Desa Ngemplak Rejo , Kecamatan Panggung , Kota Pasuruan,...