M. Syafi"i
BATANG - Dinamika demokrasi yang berkembang saat ini sangat membutuhkan personal yang tangguh, untuk mengintreprestasikan aspirasi masyarakat yang semakin berkembang dan cerdas. Hal ini sesuai dengan kebutuhan dalam menjawab tantangan yang berkembang di masyarakat saat ini, juga tak lepas warga di wilayah Kab.Batang, khususnya desa Candi, Kec. Bandar. Ajang Pilkades yang di gelar secara serempak pada 24 Maret 2016 lalu, merupakan tradisi fenomenal masyarakat pedesaan dalam memilih calon pemimpinnya.
Demikian juga dengan sosok figur Kepala Desa Candi, Kec.Bandar, sebut saja M. Syafi"i, yang mengajukan diri menjadi calon hingga terpilih menjadi Kades ini, karena dorongan dan keinginan warga desa. Berkeinginan membangun desanya sekaligus lebih meningkatkan kesejahteraan bagi warga masyarakat di desanya, demikian motto, visi dan misi sederhana yang akan dia tawarkan bagi masyarakat pendukung khususnya dan warga masyarakat desa umumnya. "Saya berasal dari warga,hidup bersama warga dan ingin memajukan warga desa kami. Secara realitasnya nanti, saya juga ingin mendengar secara langsung tentang keluhan dan keinginan-keinginan warga kami", tukasnya.
Sosok figur yang ramah, supel tapi tegas serta pekerja keras tampak dalam kepribadiannya, sebagai cerminan dari kehidupan kesehariannya. Baginya, filosofi hidup, adalah karya nyata, kesahajaan, tidak bangga dengan pujian dan selalu dapat memberikan contoh kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya. "Semua berawal dari kita sendiri dulu. Semua akan di nilai dengan apa yang telah di perbuat, dan sebagai imbasnya bisa menular terhadap masyarakat di desa kami. Hal ini sebagai awal untuk bisa lebih maju dan meningkatkan kesejahteraan warga desa kami. Banyak pekerjaan rumah yang akan saya lakukan untuk mewujudkan semua rencana program saya ke depan", kata bapak enam putra-putri ini.
Dengan semakin banyaknya kebutuhan akan pembangunan masyarakat dalam berperikehidupan serta sosial, banyak yang akan diadakan dan kerjakan oleh M. Syafi"i program utama kerjanya dalam memajukan desanya. Kebutuhan tersebut diantaranya adalah, pengadaan air bersih desa, infrastruktur, pembenahan irigasi pertanian dan gapurasisasi sebagai batas dengan desa serta antar dukuh. "Untuk memajukan kepemudaan dan olahraga, saya juga mengikhlaskan sebagian bengkok Kades untuk di jadikan lapangan sepak bola, semata-mata untuk beraktifitas pemuda dan menggali potensinya", tandasnya lebih lanjut.
Pengabdian yang tulus dan ikhlas merupakan dasar yang sangat mutlak, selain sebagi figur yang dapat mengayomi dan membuat ketentraman di wilayah desa yang senantiasa mengedepankan kekeluargaan, kebersaman,kegotong royongan, sebagai ciri khas masyarakat pedesaan. Untuk itu prinsip-prinsip bener, pinter dan kober, selalu melekat dan akan di refleksikannya, dalam mengabdikan dirinya sebagai Kepala Desa nanti. "Saya hanya bercita-cita dan menjadi bermanfaat bagi keluarga dan warga masyarakat, dengan mengabdikan diri secara sepenuhnya untuk melayani warga masyarakat desa kami", tegasnya lebih lanjut.
Kepercayaan diri, keinginan yang luhur dan dengan amanah dari warga masyarakat desa, untuk membangun desanya, merupakan modal bagi M. Syafi’i untuk membangun desanya ke depan sebagai Kades 2016-2021 nanti. "Saya hanya mengharapkan doa serta dukungan dari seluruh warga masyarakat desa ini, agar apa yang menjadi cita-cita saya nanti, bisa terwujud dan menjadikan manfaat bagi seluruh masyarakat desa kami", tandasnya, mengakhiri pembicaraan. (trisno/ans)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar