Selasa, 21 November 2017

MOMENTUM HUT PGRI KE-72 & HGN 2017, GURU SEBAGAI LOKOMOTIF PENGGERAK PERUBAHAN




Laporan - Lukito
Wartawan Tabloid AKTUAL
LUMAJANG – Bupati Lumajang, Drs. As'at, M.Ag menghadiri acara Peringatan HUT PGRI ke-72 dan Hari Guru Nasional tahun 2017, yang bertempat di Stadion Semeru Kab. Lumajang, Minggu (12/11). Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PB PGRI Pusat, Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd, Wakil Bupati Lumajang, dr. Buntaran Suprianto, M.Kes, Ketua DPRD Kab. Lumajang, Agus Wicaksono, S.Sos bersama Forkopimda Lumajang, sejumlah Kepala OPD, Ketua TP PKK Kab. Lumajang Tutuk As'at, Wakil Ketua I TP PKK Kab. Lumajang, Mimik Buntaran, dan pengurus PGRI Kab. Lumajang, serta kurang lebih 13.000 anggota PGRI se-Kab. Lumajang.

Eksistensi guru sangat menentukan masa depan bangsa, maju mundurnya suatu bangsa, ingin seperti apa bangsa di masa mendatang di tangan gurulah jawabannya. Lahirnya generasi cerdas, berakhlak mulia tidak terlepas dari peran seorang guru. Karena itu profesi guru tidak boleh di abaikan. Guru adalah profesi penting dan terhormat dan sangat menentukan.

“Saya yakin guru semangatnya masih luar biasa untuk menyiapkan generasi yang luar biasa, demi Indonesia yang kita cinta dan demi membangun Lumajang yang sejahtera dan bermartabat,” ujar Bupati As’at.

Perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang terhadap majunya pendidikan di Lumajang menjadi prioritas. Oleh karena itu, Bupati Lumajang tidak mengiginkan adanya anak Lumajang yang putus sekolah. “Lumajang tidak boleh anak-anak yang putus sekolah karena pendidikan itu memberatkan, kita harus menjawab persoalan itu, dan jawaban saya disertai dengan kemitraan yang luar biasa, sehingga kita banyak melahirkan keputusan – keputusan baru yang pro terhadap rakyat (khususnya pendidikan),” ujar Bupati As’at.

Ketua PB PGRI Pusat yang turut hadir dalam kesempatan tersebut menyatakan apresiasinya terhadap perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang terhadap dunia pendidikan. Menurutnya hal ini tercermin dari terselenggaranya kegiatan tersebut dan beberapa bentuk perhatian terhadap kesejahteraan guru. “Kita sudah melihat contoh yang baik, bagaimana kabupaten lumajang sudah luar biasa, memberikan respect, memberikan perhatian, mendengar suara hati para guru,” ujarnya.

Dengan perhatian yang luar biasa dari Pemkab Lumajang tersebut, Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd meminta kepada guru – guru yang ada di Kabupaten Lumajang untuk terus memperbaiki kompetensinya. “Fokus belajar, fokus mendidik dengan cinta kasih, terus menerus memperbaiki kompetensi kita, PGRI harus berubah, mindset guru harus berubah sewaktu-waktu, namun ini harus diimbangi dengan perubahan mindset jajaran kementerian, guru harus daulat, kalau guru daulat, guru dapat menjadi lokomotif penggerak perubahan,” ujar Dr. Unifah.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, H. Agus Wicaksono, S.Sos menyatakan rasa terima kasihnya dan apresiasi yang luar biasa terhadap peran seorang guru di Lumajang. Untuk itu, dirinya meminta meningkatkan sinergitas semua pihak untuk bersama – sama memajukan pendidikan di Kabupaten Lumajang.

“Sinergitas harus ditingkatkan, karena yang menentukan maju tidaknya pendidikan di Lumajang yang pertama adalah pemerintah daerah, kedua peran guru, masyarakat dan orang tua, ketika sinergitas itu sudah dibangun, saya yakin pendidikan di Kabupaten Lumajang akan luar biasa,” ujar H. Agus Wicaksono. (lkt/am)

SUBSIDI LISTRIK TAK TEPAT SASARAN




 Laporan - Karman
Wartawan Tabloid AKTUAL

BANYUMAS – Subsidi listrik yang diberikan oleh Pemerintah kepada masyarakat tidak mampu khususnya terhadap pemakai daya 450 watt diduga tak tepat sasaran karena banyak digunakan oleh orang-orang mampu.
Pendataan masyarakat kurang mampu yang menggunakan listrik memang didata oleh Desa melalui Rt setempat dan kemudian data tersebut diserahkan ke PLN yang kemudian PLN akan memberikan subsidi langsung kepada konsumen penerima subsidi.Namun tak terpantau siapakah sebenarnya pengguna yang berhak karena terlihat banyak yang digunakan oleh mereka yang mampu .Terlihat di Kemranjen Banyumas dan sekitarnya dibawah PLN Kroya Cilacap banyaknya pengguna listrik yang bersubsidi digunakan oleh konsumen mampu seperti kios ,warung dan lainnya dimana kegiatannya untu usaha.
Dari hasil penelusuran Aktual bisa dikonfirmasi kepada BTL yang tak mau disebut bahwa khususnya pemasangan jaringan baru daya 450 wat yang telah di daftar yang tak terpasang oleh penerima karena tak ada biaya ,maka digunakan oleh orang lain yang membutuhkannya .Karena biaya pemasangan yang murah serta tarif daya subsidi banyak diminta oleh orang yang membutuhkannya.Hal tersebut disalah gunakan oleh BTL nakal untuk dikomersilkan,namun bagaaimana tau kalau tak ada hubungan dengan oknum yang terkait.Mudah-mudahan slogan PLN bersih NO SUAP betul-betul adanya (KR)

DENGAN KEBERAGAMAN HARI PAHLAWAN DIPERINGATI DI KEMRANJEN BANYUMAS





 Laporan - Karman
Wartawan Tabloid AKTUAL

BANYUMAS – Dilaksanakan di halaman Kecamatan Kemranjen Banyumas , apel peringatan HARI PAHLAWAN diikutin oleh berbagai kalangan pemuda,PNS,Perangkat Desa se Kemranjen ,serta Purnawirawan TNI/POLRI.

Dengan berbagai ragam atribut kali ini dilakukan agar menggugah rasa kebersamaan dalan perbedaan ketika Ka.Trantib (Cahyo) selaku panitya dikonfirmasi.Tanpa adanya pelajar atau generasi muda tetapi justru dilakukan generasi tua seperti para purnawirawan TNI/POLRI menunjukan kepada anak-anak muda tau bahwa yang tua saja mau imbuhnya.

Dipimpin oleh Inspektur Upacara Camat Kemranjen (Widyo Satmoko) upacara dimulai nyang diikuti oleh PNS,Perangkat Desa,Pemuda Panca Sila,Banser dan para Kepala Sekolah se Kemranjen.Dengan membacakan sambutan dari Menteri Sosial Khofifah Indah Parawansa Inspektur Upacara banyak mengingatkan kepada kita khususnya generasi muda untuk bisa menghidmati dari pada para pejuang bangsa sebagai pendahulu kita dengan dibacakannya kata-kata mutiara para pejuang tanah air.

Pengerekan bendera dilakukan oleh Banser diiring alunan musik dari UPK Kemranjen dalam lagunya Indonesia Raya.Tak lupa dilakukan mengheningkan cipta untuk mengenang para pahlawan Kusuma Bangsa selama 60 detik dipimpin oleh Inspektur Upacara yang telah berjuang mengorbankan jiwa raganya untuk bangsa dan Tanah air yang telah mendahului kita khususnya yang gugur di medan laga.Akhirnya apel ditutup dengan pembacaan doa diikuti semua peserta apel dilanjutkan pembubaran oleh Komandan Upacara (KR)

Terobosan Baru Dengan DD Bangun Shelter Kuliner dan Taman Di Desa







Laporan - Annas /Ali Rosidin
Wartawan Tabloid AKTUAL

 KAJEN - Terobosan-terobosan baru dalam rangka pengembangan pembangunan di desa,sangat di perlukan.Dengan memanfaatkan adanya bantuan Dana Desa ( DD ) yang di gelontorkan dari pemerintah pusat,sangat menunjang untuk itu. Ide kreatif dan dengan memprediksikan peluang ke depan,sangat brilian dalam merealisasiakannya.

Seperti yang ditelah dilakukan oleh Desa Pangkah Kec Karangdadap Kab Pekalongan ini.Pemberdayaan masyarakat,pengembangan dan peningkatan ekonomi masyarakat sebagai alasan dasarnya,maka Bantuan DD tahap satu tahun 2017 sejumlah Rp.279.000.000 di wujudkan untuk pembangunan Shelter Kuliner dan Taman desa.

Tujuan di bangunan Shelter Kuliner dan Taman desa ini semata-mata untuk meningkatkan pendapatan warga setempat,juga dalam rangka untuk mengembangkan ruang hijau publik.Disisi tujuan lainnya adalah untuk menjaring wisatawan lokal lur maupun lokal yang menuju ke tempat obyek wisata di daerah Kab Pekalongan yang sejalur dengan desa Pangkah." Tujuan kami membikin shelter kuliner ini untuk menjaring wisatawan yang melintas di desa kami ini.Disamping untuk menggairahkan dan menampung para pedagang kuliner yang ada,sekaligus untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa ( PADes)." terang Helwi Samsudin,Spd selaku Kepala Desa Pangkah kepada Aktual.

Sheklter Kuliner dan Taman yang di resmikan oleh Camat (Pjs) pada tanggal 1 Nopember 2017 ini,merupakan terobosan baru,dengan memanfaatkan potensi desa yang ada sangat di apreasiasi oleh banyak kalangan.Harapan kami ke depan,agar semakin mendapatkan respon positif sekaligus menjadikan icon baru bagi desa kami." harapnya kemudian.

Senada dengan itu,Gino selaku Camat (Pjs) Karangdadap mengatakan,apa yang sudah di lakukan oleh desa Pangkah,baru satu-satunya yang ada di wilayah Kec Karangdadap ini. " Saya merasa ikut bangga dengan apam yang telah di lakukan oleh desa Pangkah tersebut.Hal ini membuktikan adanya kreatifitas dari Kepala desa dan seluruh masyarakatnya.Karena berinovasi dari desa,tidak hanya sebatas pelayanan kepada masyarakat saja,tetapi juga menggali potensi-potensi yang di miliki.Sehingga." tandasnya

Apapun yang telah dilakukan oleh Pemerintahan Desa,dalam rangka membangun dan meningkatkan kesejahteraan serta pendapatan desa,sangat logis untuk mendapat apreasiasi dan bantuan-bantuan yang berkelanjutan dari pemerintahan diatasnya,agar apa yang telah terlaksana semakin maju ke depannya.      ( Annas /Ali Rosidin )

1.000 Orang Lebih Ikuti Moon Run Bintan 2017




Laporan – Doni Martin
Wartawan Tabloid AKTUAL

BINTAN  - Untuk kesekian kalinya PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) dan Pemerintah Kabupaten Bintan bekerjasama dalam sektor wisata. Kali ini kolaborasi yang dilakukan oleh kedua pihak mengadakan Event Moon Run atau bisa diartikan dalam bahasa Indonesia, berlari di bawah sinar bulan di Kawasan wisata Lagoy, Kecamatan Telok Sebong, Kabupaten Bintan. 

Perlombaan Moon Run dibagi menjadi tiga kategori yaitu 10 Km Competitive, 2.5 Km Sarong Run dan 1.2 Km Parent & Child Run. Acara Sport yang dilaksanakan di Lagoy Bay ini diiukuti 1000 orang dari usia muda dan tua. Para peserta yang tampil berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. 

Kepala Dinas Parawisata Bintan Luki Zaiman Prawira mengatakan saat konfrensi pers, Bintan Moon Run sebagai rangkaian berlibur ke Bintan. Artinya ada event yang diburu wisatawan. Ini jelas merupakan daya tarik tersendiri.

"Event ini tidak begitu fokus pada hadiah, tapi lebih fokus untuk menarik wisatawan baik dalam maupun lur negeri," katanaya 4 November 2017.

Setiap pelari Moonrunner yang menyelesaikan balapan akan menerima kaos Moon Run Finisher resmi yang didambakan dan medali Moon Run setelah melewati garis finish. Sebuah trofi dan uang tunai hadiah juga akan diberikan kepada para pemenang kategori 10 Km Competitive, 2.5 Km Sarong Run dan 1.2 Km Parent & Child Run.
Bersama dengan Bintan Moon Run, ada Soundscape Music Concert yang menampilkan beberapa musisi paling terkenal di negeri ini. Peserta Moon Run GRATIS untuk menghadiri festival ini, namun sisanya bisa tetap bergabung dengan membeli tiket. Doni.


KOTA PASURUAN DIGEGERKAN PENEMUAN MAYAT TANPA INDENTITAS

Laporan - H. Syafi'ar Wartawan AKTUAL PASURUAN - Masyarakat Desa Ngemplak Rejo , Kecamatan Panggung , Kota Pasuruan,...